KLAKON.COM – H. Sukiyat, pemilik bengkel Kiat Motor di ruang kerja di rumahnya Kradenan Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten. Sukiyat menyampaikan klarifikasi terkait aksi pencopotan foto-foto Presiden RI ke-7 Joko Widodo di rumah dan bengkel miliknya.

Menurut H. Sukiyat, tindakan tersebut merupakan ekspresi kekecewaan pribadi yang ia rasakan selama ini. Bahwa Joko Widodo dengan memanfaatkan isu tentang mobil Esemka untuk kepentingan politiknya, tetapi tidak pernah mewujudkan janji-janjinya.

Pencopotan foto-foto Jokowi dari dinding rumah dan bengkel saya adalah bentuk ekspresi kekecewaan pribadi saya sebagai warga negara dan pelaku UMKM. Kekecewaan ini berangkat dari harapan saya terkait program mobil Esemka yang sejak lama saya ikuti, namun dalam perjalanannya tidak sesuai dengan kenyataan yang saya alami,” ujar H. Sukiyat, Senin ( 8/6/2026 ).

Beliau menegaskan bahwa aksi tersebut dilakukan di ruang milik pribadi dan dilakukan secara damai, tanpa anarkis serta tanpa bermaksud untuk memprovokasi pihak manapun.

“Rumah dan bengkel adalah properti pribadi saya. Saya berhak menata sesuai kehendak saya. Ini murni bentuk protes damai. Tidak ada ajakan, tidak ada ujaran kebencian, dan tidak ditujukan untuk merendahkan siapapun. Saya tetap menghormati Bapak Jokowi sebagai Presiden RI 2 periode, tetapi di tempat ini tidak ada kagi foto Jokowi,” tegasnya.

H. Sukiyat berharap melalui media ini dapat memahami konteks kekecewaan yang disampaikan, yaitu terkait dampak kebijakan dan program kepada pelaku UMKM kecil seperti dirinya.

“ Tujuan saya satu: agar pelaku kecil seperti Kiat Motor juga bisa merasakan manfaat dari program yang dulu pernah digembar- gemborkan, tetapi sama sekali tidak ada realisasinya. Maaf foto-foto ini harus saya turunkan. Saya sudah malu, saya sudah didholimi habis-habisan” pungkasnya. (Moch  Isnaini)